“Katakanlah kepada puteri Sion: Lihat, Rajamu datang kepadamu, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.” (Matius 21:5)
Berbicara tentang Minggu Palma, dalam perayaan ini tentu saja sesuai dengan namanya sudah pasti ada “Daun Palem” yang merupakan objek penting dalam perayaan ekeristi Minggu Palma. untuk maknanya sendiri, apa sih itu simbol dari daun palma? simbol daun palma, memiliki makna pujian dan kemuliaan, kemenangan dan damai.
Dan tentu saja ini semua menjadi titik hubung sesuai dengan yang dinubuatkan oleh Nabi-Nabi terdahulu dan salah satunya adalah Nabi Zakharia.
“Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; Ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.” (Zakharia 9:9)
Dalam Minggu Palma, kita juga diingatkan kembali, kisah sengsara Tuhan Yesus kristus yang dibacakan oleh petugas bacaan dan juga Romo pada saat bacaan Injil. Lantas Apa pesan yang dapat kita peroleh dalam bacaan kisah sengsara Yesus?
Pesan dari Pembacaan kisah sengsara Yesus dalam Minggu Palma dimaksudkan agar umat mengerti, bahwa kemuliaan Yesus tidak hanya terletak pada kejayaan-Nya memasuki Yerusalem, melainkan juga pada peristiwa kematiaan-Nya di kayu salib, yang menjadi peristiwa mulia yang paling agung yang dimana ini menjadikan simbol awal kehidupan baru bagi umat manusia agar terlepas dari dosa karena sudah di tebus oleh-Nya.
Maka dari itu, semoga Minggu ini dapat menjadi pertobatan dan penyesalan kita untuk kembali dan bertobat kepada Tuhan dan menyangkal diri agar kita layak menyambut Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari.***( MARSEL )


