Pada Jumat, 3 April 2026, umat berkumpul di Gereja St. Gregorius Agung untuk mengenang kisah sengsara Yesus Kristus dalam perayaan Jumat Agung. Ibadat ini diikuti oleh umat dari berbagai kalangan yang datang dengan hati hening dan penuh doa.
Visualisasi kisah sengsara dilakukan melalui peragaan Jalan Salib yang menggambarkan perjalanan Yesus memanggul salib hingga wafat di kayu salib. Setiap adegan diperankan dengan penuh penghayatan oleh para petugas, sehingga umat dapat merasakan langsung penderitaan yang dialami Yesus.
Di tengah visualisasi tersebut, sosok Bunda Maria menjadi pusat perhatian. Ia digambarkan sebagai seorang ibu yang berduka, menyaksikan Putranya menderita tanpa mampu menolong. Tatapan sedih dan langkah perlahan menunjukkan betapa dalam luka yang dirasakan.
Suasana berlangsung dengan sangat khusyuk, diiringi doa dan nyanyian yang membuat umat semakin larut dalam perenungan. Melalui kegiatan ini, umat diajak untuk memahami makna pengorbanan Yesus serta merasakan kasih dan kesetiaan seorang ibu.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penghayatan iman, agar umat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan serta meneladani kasih yang telah diberikan bagi keselamatan manusia.
Ditulis oleh : Alsya

