26.9 C
Tangerang
Tuesday, 20 January, 2026
spot_img

Kekuatan Sabda Allah

Membaca Injil Markus 1:21b-28 pada hari ini memberikan gambaran pada kita akan pribadi Yesus yang hadir sebagai Mesias. Ketika berada di Bait Allah, Yesus mengajar dengan penuh wibawa dan semua orang takjub mendengar pengajaran-Nya. Cara mengajar dan daya tafsir pada hukum Taurat yang begitu dalam, memungkinkan para pendengar bisa menilai bahkan membandingkan dengan cara mengajar para ahli Taurat.

Kejadian menarik seperti yang dikisahkan dalam Injil Markus, Yesus tidak hanya mengajar tetapi juga mengusir roh jahat. “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazareth? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.” (Mrk 1: 24). Roh jahat menantang Yesus namun dengan penuh kewibaan-Nya, Ia berusaha untuk menghardik setan itu. “Diam, keluarlah dari padanya!”

Apa yang dilakukan oleh Yesus ini memberikan daya kesembuhan dan mengubah cara pandang orang-orang sekitar tentang-Nya. Dengan peristiwa ini memungkinkan kita untuk bertanya diri. Apakah kita percaya akan kekuatan Sabda Tuhan yang mengubah dan membebaskan? Orang yang kerasukan setan mengalami kelegaan batin setelah Yesus melakukan tindakan pengusiran setan dalam dirinya. Sabda Tuhan adalah penuntun hidup dan menjadi benteng kekuatan kita.

“Ketika Yesus berbicara, dia tidak membutuhkan otoritas untuk mendukung pernyataannya. Dia adalah penjelmaan otoritas – Sabda Allah yang menjadi manusia. Ketika Yesus memerintahkan, setan pun patuh kepada-Nya.” Banyak tantangan yang kita alami di dalam menjalani kehidupan ini. Ketika tantangan itu semakin berat terasa, cara paling baik adalah mendekat dengan Yesus. Kita memohon pertolongan-Nya agar dengan kuasa-Nya kita dapat menemukan daya hidup yang mengubah diri kita.***(Valery Kopong)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Previous article
Next article

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

imankatolik.or.id
Kalender bulan ini

Popular